Select Page

Untuk kalian generasi melenial pasti tau dong yang namanya kartun. Yap! Film animasi pasti taulah dan pasti suka nonton dong. Tapi kalian tau gak apa itu filem animasi? Masak suka nonton gak tau apa itu filem animasi sih?

Film Animasi berasal dari kata dalam bahasa latin anima, yang secara  harfiah berarti jiwa (soul), atau animare yang berarti nafas kehidupan (vital breath). Dalam bahasa Inggris, animation yang berasal dari kata animated atau to animate, yang berarti membawa hidup atau bergerak. Istilah animasi berawal dari semua penciptaan kehidupan atau meniupkan kehidupan ke dalam obyek yang tidak bernyawa atau benda mati (gambar).
Secara umum animasi merupakan suatu proses menggambar dengan memodifikasi gambar dari tiap-tiap frame yang diekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak. Animasi adalah menghidupkan gambar, sehingga perlu mengetahui dengan pasti setiap detail karakter, mulai dari tampak depan, belakang, dan samping, dan detail muka karakter dalam berbagai ekspresi. Arti animasi intinya adalah membuat gambar lebih kelihatan hidup, sehingga bisa mempengaruhi emosi penonton, turut menjadi sedih, ikut menangis, jatuh cinta, kesal, gembira, bahkan tertawa.

Tau gak kalo Indonesia juga mampunyai filem animasi yang keren loh! Mau tau? Dibawah ini aku kasih tau filem animasi karya anak Bangsa :

 

Si Juki the Movie: Panitia Hari Akhir (2017)

Si Juki The Movie diangkat dari komik lokal Si Juki.
Dibuat berdasarkan komik karya Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk berjudul Si Juki. Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) adalah film animasi Indonesia yang tayang perdana pada 28 Desember 2017. Film ini mengisahkan petualangan Si Juki dan teman-temannya ketika hendak melakukan misi penyelamatan dari bencana meteor yang akan menimpa bumi.

Sebagai sebuah film animasi lokal, Si Juki The Movie banyak melibatkan sejumlah artis papan atas Indonesia sebagai pengisi suara, seperti Indro Warkop DKI, Tio Pakusadewo, Bunga Citra Lestari hingga Butet Kartaredjasa.

 

Pada Suatu Ketika (2011)

Pada Suatu Ketika (2011) merupakan film animasi pendek Indonesia karya Lakon Animasi yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat di Indonesia, mulai dari daerah padat penduduk, pasar dan semua kehidupan yang terjadi di dalamnya.

Film pendek ini juga sering disebut Transformers-nya Indonesia karena menghadirkan alat transportasi seperti kopaja, bajaj dan bus yang bisa berubah jadi robot. Sayangnya, film animasi ini nggak ditujukan untuk tujuan komersil, tapi hanya untuk tujuan studi saja, padahal banyak yang mengharapkan film pendek ini bisa menjadil film animasi layar lebar.

 

Petualangan Si Adi

Siapa sangka film Petualangan Si Adi merupakan buah karya dari 50 siswa terpilih yang berasal dari 10 SMK se-Indonesia. Meskipun hanya dibuat bukan dari kalangan profesional, namun kualitas film animasi ini tak perlu diragukan.

Seperti judulya, Petualangan Si Adi menceritakan Adi seorang anak SMK yang mandiri dan cerdas. Ayahnya merantau dan di dalam perantauannya ia berubah jahat dan akhirnya menjadi musuh Adi. Film ini dirilis tahun 2013 dan berdurasi 90 menit.

 

Battle of Surabaya (2015)

Battle of Surabaya (2015) adalah film animasi yang berhasil mencuri perhatian pada tahun 2015 lalu dengan grafis yang memukau dan surat pesan moral. Film animasi garapan mahasiswa STMIK Amikom ini menceritakan tentang perjuangan arek-arek Suroboyo dan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dalam pertempuran 10 November di Surabaya.

Film animasi terbaik Indonesia ini berfokus pada Musa, seorang tukang semir sepatu sekaligus merangkap kurir bagi para pejuang di Surabaya, ketika Jepang menyerah pada sekutu di tahun 1945. Film ini mendapat banyak penghargaan nasional maupun internasional, seperti People’s Choice Award di ajang International Movie Trailer Festival tahun 2013 dan INAICTA 2012.

 

Samufly

Mungkin setelah menonton film animasi ini, pandanganmu terhadap lalat akan berubah 180 derajat. Pasalnya, Samufly menceritakan para pendekar lalat pembasmi kejahatan yang cinta lingkungan. Mereka harus berhadapan dengan genk lalat jahat yang terdiri dari Mister MoCK-MOCk, CRAp, dan STINK yang berusaha membuat dunia tetap kotor, penuh sampah dan penyakit.

Samufly tayang perdana 8 Juni 2013 di Indosiar dan berdurasi 11 menit tiap episode.

 

Keluarga Somat

Salah satu animasi buatan anak Negeri yang harus kamu apresiasi. Menceritakan keluarga dari Bapak Somat dan Ibu Inah yang memiliki dua anak bernama Dudung dan Nunung.

Banyak hal-hal konyol yang terjadi di keluarga Somat dan lingkungan sekitarnya. Dudung yang usil, Nunung yang rajin dan baik hati, ditambah karakter-karakter lain yang menambah kesan keanekaragaman budaya Indonesia. Keluarga Somat ditayangkan di Indosiar mulai pukul 7 pagi.

 

Knight Kris (2017)

Knight Kris (2017) adalah salah satu film animasi lokal yang diproduksi oleh Viva Fantasia Animation dan diproduseri oleh artis Deddy Corbuzier. Film ini menceritakan tentang Bayu, anak berusia 8 yang menemukan keris sakti di dalam sebuah candi kuno.

Setelah mencabut keris tersebut, ia langsung mendapat kekuatan super. Sayangnya, keris tersebut ternyata juga merupakan segel untuk menahan raksasa kejam bernama Asura, yang menghancurkan segalanya dan mengubah penduduk jadi batu. Bersama Rani dan Empu Tandra, pemilik sang keris sebelumnya, mereka berusaha menghentikan Asura.

 

 

Adit & Sopo Jarwo

Bisa dibilang Adit & Sopo Jarwo adalah film animasi Indonesia terbaik saat ini. Bicara kualitas, animasi Adit & Sopo Jarwo juga enggak kalah dengan animasi luar negeri. Penggambaran dalam setiap scene pun cukup detail dan enggak kaku sehingga penonton pun bisa terhibur lewat kualitas gambar yang cukup real. Belum lagi banyak ditampilkan tempat-tempat khas yang cuma ada di Indonesia kayak gerobak mie ayam atau warung kelontong.

Selain itu Adit & Sopo Jarwo juga tak hanya menyajikan tontonan tapi juga tuntunan. Biasanya pesan moral dalam cerita akan disampaikan oleh Haji Udin yang notabene adalah ketua RW yang sangat bijaksa.

 

Tendangan Halilintar (2014) 

Tendangan Halilintar (2014) adalah film animasi garapan MD Animation yang mengisahkan tentang dua orang kakak beradik yang suka bermain bola di atas papan permainan. Olahraga yang mereka mainkan bukan olahraga sepak bola sungguhan, melainkan permainan bola-bolaan yang menggunakan imajinasi.

Jadi nggak heran kalo film animasi ini banyak memperlihatkan jurus-jurus unik ala Captain Tsubasa yang nggak mungkin bisa ditemukan di dunia nyata. Selain itu, setiap pertandingan selalu digelar di lapangan yang berbeda, dengan aturan yang berbeda-beda pula tiap episodenya.

 

Meraih Mimpi (2009)

Meraih Mimpi, film animasi layar lebar pertama Indonesia.
Meraih Mimpi (2009) adalah film animasi 3D musikal pertama Indonesia yang ditayangkan ke layar lebar dan dibuat oleh Kalyana Shira Films. Film ini sebenarnya merupakan versi Indonesia dari film Sing to the Dawn (2008) yang dibuat oleh studio Infinite Frameworks di Singapura.

Dana (Gita Gutawa) adalah seorang gadis cilik yang tinggal di sebuah desa kecil di Batam bersama adik, ayah, dan neneknya. Mereka berusaha menggagalkan rencana Pairot (Surya Saputra), tuan tanah yang kejam yang hendak mengusir para penduduk desa untuk mendirikan sebuah kawasan perhotelan di atas tanah mereka.

 

Petualangan Singa Pemberani (2012)

Petualangan Singa Pemberani (2012) adalah film animasi Indonesia yang disutradarai oleh Salvador Simo dan Lee Croudy. Melibatkan Giring Ganesha dan Putri Titian sebagai pengisi suara utama, film ini mengisahkan tentang petualangan singa bernama Paddle Pop dalam melindungi Kristal Lion. Ia harus menghentikan Shadow Master sang Penguasa Kegelapan dari dunia lain yang berusaha mendapatkan kristal yang memiliki kekuatan maha dahsyat tersebut.

 

Uwa dan Rimba Indonesia (2012)

Uwa dan Rimba Indonesia adalah film animasi anak-anak buatan Hicca Animation Studios. Film berbentuk 3D ini bertujuan untuk mengedukasi anak Indonesia melalui petualangan tokoh-tokoh di dalamnya. Ada Uwa sang bayi orangutan, Mica sang bayi harimau Sumatra, dan Pito sang bayi badak Jawa. Film ini kemudian dikembangkan menjadi serial animasi.

.

Entong

Siapa yang tidak tahu serial animasi anak-anak Entong? Trailernya di YouTube saja sudah ditonton ratusan ribu kali, bahkan beberapa cuplikan episodenya ditonton jutaan orang. Serial ini sendiri dibuat berdasarkan sinetron terkenal Si Entong yang menjadi favorit anak-anak beberapa tahun yang lalu. Secara garis besar, serial Entong mengisahkan tentang kehidupan Entong yang dikelilingi oleh teman-temannya termasuk Memed dan beberapa orang yang memusuhinya.

 

Itulah 7 film animasi Indonesia terbaik buatan anak bangsa yang nggak kalah dengan film animasi lainnya. Semuanya punya keseruan masing-masing dan pesan moral khas film animasi pada umumnya.

 

Pin It on Pinterest

Share This